Senin, 09 Mei 2011

puisi

Cerahnya hari
Matahari memancarkan cahayanya dengan tajam
Menukik diubun ubun
Mengusik dingin yang dirindukan

Entah kapan rintik rintik itu datang
Semua merinduimu dan mengharapkanmu
Boleh lah dia membakar kami tapi kami masih sabar
Menatap ke depan apakah ini akan berakhir

Malam pun segan berteman dengan siang
Siang terlalu ganas dan menakutkan
Terbalik dari posisi yang telah ditetapkan
Sekarang mengharap malam akan menjadi teman

Harap semua insan menginginkan nya
Datang dan membawa kesegaran
KaMI harap jauh dehidrasi
Dan kami ingin bahagia seperti sebelumnya

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar